Berangkat dari Ide Mulia, 4 bocah SD Ciptakan Robot Pembersih Daun

Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bersama Dancow menggelar Dancow Kreasi Anak Indonesia (DKAI). Dalam DKAI ini para siswa SD bersaing menciptakan hasil kreativitas mereka.

Salah satunya SDIT Al Hikmah, Bekasi. Terdiri dari empat orang anak kelas lima SD bernama Denivo, Faustine, Rakha, dan Ibnu, membuat Robot Pembersih Daun di Sekolah. Alhasil, mereka berhasil memenangkan juara Kategori Lingkungan.

Ide empat bocah SD ini membuat Robot Pembersih Daun ini sangat mulia. Yaitu berangkat dari rasa keprihatinan mereka terhadap penjaga sekolah. Mereka melihat penjaga sekolah tersebut begitu kewalahan membersihkan sampah di pekarangan SDIT Al Hikmah.

“Karena banyak daun berserakan di lapangan sekolah tapi kalau penjaga yang membersihakan lama dan menggunakan tenaga yang banyak. Jadi kita buat ini biar cepat dan efisien,” ujar Denivo pada Wartawan usai menerima penghargaan kategori lingkungan DKAI, di Gedung Kemendikbud, 5 November 2019.

Berangkat dari ide mulia, empat bocah ini ciptakan Robot Pembersih Daun. (Foto: Kumara/Medcom.id)

Robot ini memiliki lima penggerak berupa motor DC, dua untuk menjalankan robot dengan desain robot tank supaya robot dapat tetap berjalan pada permukaan yang tidak rata. Robot dapat dikendalikan secara otomoatis menggunakan sensor jarak.

Ide ini muncul sendiri dari kelompoknya dengan memanfaatkan barang-barang yang mudah didapat. Mereka mengerjakannya selama kurang lebih tiga bulan.

“Ini terbuat dari lego, motor, sensor, dan ardino buat mengendalikannya. Kita gunakan juga Android dengan menghubungkannya lewat bluetooth dan aplikasi,” terang Denivo.

Robot dapat dikendalikan secara otomatis menggunakan sensor jarak. Jika robot mendeteksi objek di depannya robot akan berputar balik hingga tak terbentur dan dapat juga dikendalikan secara manual dengan menggunakan HP Android. Sementara motor DC 3,4,5 akan digunakan untuk menghisap daun.

Robot Pembersih Daun ini dapat dikendalikan secara otomoatis menggunakan sensor jarak. (Foto: Kumara/Medcom.id)

Dalam pembuatannya, mereka bercerita mengalami kegagalan sampai lima kali. Kendati demikian, hal itu tak membuat mereka putus asa karena bagi mereka ide ini akan sangat membantu lingkungannya sekitarnya, terkhusus lingkungan sekolah.

Selain, Robot Pembersih Daun di sekolah. Ada pula pemenang lain dalam acara tingkat nasional ini. Seperti kategori Nutrisi dimenangkan oleh SDN Cempaka Putih 03 Jakarta, dengan karyanya yang berjudul Menguji Kandungan Makanan Berformalin dan Boraks.

Sementara untuk Kategori Seni dan Kreativitas SD dimenangkan oleh SD Dinoyo Malang dengan Tari Lampak (Pilah Sampah). Kategori Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dimenangkan oleh SD Santa Clara Surabaya, dengan Plastik Biodegradable Ramah Lingkungan.


Editor : A. Firdaus (source)