Biografi: Fia, Si Sulung yang Sarat Prestasi

Namaku Indy Alifia Balqis. Biasanya teman-teman memanggilku Fia. Aku berjenis kelamin perempuan dan lahir pada tanggal 22 Februari 2004. Aku anak pertama dari dua bersaudara. Adikku bernama Indri Noura Kalyca. Umurnya masih 4 tahun. Meski aku terlahir dari keluarga sederhana dan aku sangat bahagia. Aku bersyukur punya ayah dan bunda yang hebat karena merekalah aku bisa seperti sekarang ini.

Ayahku bernama Edy Purnomo, M, Si. Ayahku bekerja di Perum Peruri (BUMN). Sementara bundaku bernama Intan Nursyah Alam, M. Si. Bundaku hanya ibu rumah tangga saja. Dulu beliau pernah mengajar di Universitas Indonesia. Keduanya merupakan lulusan Universitas Indonesia, dan karena itulah dalam urusan pendidikan, mereka menetapkan aturan yang sangat ketat. Mereka sangat berharap kalau aku dan adikku bisa lebih tinggi pendidikannya dari mereka. Aku tetap boleh melakukan hobiku, tapi tidak boleh melupakan pendidikan.

Orang tuaku selalu mengatakan, “Ilmu takkan pernah habis sedangkan harta bisa habis. Ilmu yang tidak disertai dengan keimanan akan berbahaya karena tidak dapat membedakan yang baik dan buruk.” Bundaku yang pertama kali mengenalkan siapa itu Allah, dan mengenalkan bacaan iqra agar aku bisa cepat membaca Al Quran dengan baik. Dan karena kesabaran bunda akhirnya aku bisa membaca dan menghafal semua surat di Juz 30 ketika masih berusia 4 tahun. Dan pada saat itu pula aku sudah bisa melakukan shalat dengan bacaannya sekaligus.

Aku dimasukkan oleh orang tuaku ke SDIT Al Hikmah ketika masih berusia lima tahun setengah. Aku dimasukkan ke SDIT Al Hikmah karena jaraknya hanya 500 meter dari rumah. Yang aku ingat, ketika aku masuk SD, aku adalah seorang anak yang sangat cengeng dan manja. Tapi, aku sudah matang dalam hal membaca, menulis dan berhitung. Aku sudah bisa mengerjakan soal Matematika waktu kelas 4 SD. Itu semua diajarkan oleh bundaku. Dan itu tidak menjadi beban bagiku karena aku selalu melakukan dengan senang. Bunda selalu mengajariku dengan caranya sendiri tanpa ada perasaan terbebani sedikitpun.

IMG-20150130-WA0008IMG-20150130-WA0009

Alhamdulillah, di sekolah aku selalu juara umum dari kelas 1 sampai kelas 5. Sekarang, aku duduk di kelas 6. Beberapa prestasi yang pernah aku peroleh adalah:

  1. Juara 1 lomba calistung tingkat kecamatan Bekasi Barat tahun 2012.
  2. Juara harapan 3 Lomba calistung tingkat kota bekasi tahun 2012.
  3. Lolos ke babak semifinal olimpiade Bintang Pelajar pada tahun 2014.
  4. Menerima beasiswa dari tempat ayahku bekerja yaitu Perum Perui, aku meraih juara 1 dari tahun 2012 dan hingga saat ini masih mendapatkannya.
  5. Mengikuti olimpiade sains kuark dari tahun 2013 dan 2014. Waktu itu aku lolos sampai babak final, mengalahkan 89.800 peserta lainnya. Tahun ini masih dipercaya oleh sekolah untuk mengikuti olimpiade ini, dan oleh karenanya aku mendapatkan beasiswa berupa gratis SPP selama 6 bulan, dua kali berturut-turut dari sekolah. Pada kesempatan ini pula aku dapat bertemu dengan beberapa tokoh nasional seperti Anis Baswedan, Abu Rizal Bakrie, Prof Surya dan lain-lain.
  6. Peraih nilai tertinggi Try Out Akbar Putaran ke-4 yang diselenggarakan oleh bimbel MSC 2015.
  7. Peraih nilai tertinggi UTS dari BKB Nurul Fikri.